Kosmetik yang HALAL dan AMAN

Di jaman sekarang ini, siapa to yang tidak memakai kosmetik? Kosmetik hanya identik dengan kaum hawa? Ah, enggak juga tuh, sekarang   banyak para pria yang memperhatikan penampilan mereka dan pandai merawat diri (malahan lebih pandai dari saya, hehehe.. :D) bahkan dari bayi berumur 1 hari-pun sudah mempunyai kosmetik khusus untuk bayi, sampai yang sudah kakek-nenek pun semua memakai kosmetik. Lho? kok? mereka kan tidak perlu cantik..


Eiitts, jangan salah kaprah dulu ya.. definisi kosmetik disini saya simpulkan dari Keputusan Kepala BPOM RI  No. HK.00.05.4.1745 Tanggal 5 Mei 2003 tentang kosmetika, sebagai berikut:
Kosmetik adalah bahan atau sediaan yang dimaksudkan untuk digunakan pada bagian luar tubuh manusia (epidermis, rambut, kuku, bibir, dan organ genital pada bagian luar) atau gigi dan mukosa mulut terutama untuk membersihkan, mewangikan, mengubah penampilan dari atau memperbaiki bau badan atau melindungi atau memelihara tubuh pada kondisi baik.
See? Ternyata kosmetik bukan hanya make-up yang sering dipakai ibu-ibu or kaum hawa yang notabene seneng dandan yaa


Odol, sabun mandi, shampoo, bedak bayi, lotion, dll yang merupakan perawatan dasar kebersihan diri itu juga merupakan kosmetik, mungkin kapur-sirih yang sering digunakan nenek kita untuk nyinang juga bisa disebut "kosmetik", jika ditilik dari manfaatnya buat gigi dan bibir,, wkwk.. :D

Pentingnya Memilih Produk Kosmetik



Banyak sekali produk kosmetik yang beredar di pasaran, dengan berbagai macam merk dan formulasi yang ditawarkan, tapi apakah sudah pasti aman untuk digunakan? Kadangkala karena tergiur iklan dan packaging yang menarik ditambah lagi dengan harga diskon yang murah (yumm..) kita seringkali membeli kosmetik tanpa memperhatikan keamanannya. Atau membeli kosmetik karena tergiur hasil akhir yang bisa diberikan oleh kosmetik tersebut (seperti saya.. hehehe).

Kosmetik mempunyai sejarah yang panjang dalam penggunaannya. Sebelum ada badan yang mengatur tentang regulasi keamanan kosmetik dan obat-obatan di muka bumi ini macam FDA or BPOM, produk kosmetik di masa lalu menyebabkan masalah kesehatan yang serius karena penggunaan logam dan bahan kimia berbahaya secara bebas. Contohnya seperti penggunaan merkuri dalam kosmetik, yang diyakini dapat mencerahkan tone/warna kulit secara instan namun menyebabkan kerusakan kulit permanen setelah pemakaian rutin, kerusakan syaraf, serta kerusakan organ vital seperti ginjal dan hati.

The Power of Make Up!! Kosmetik baiknya memang jangan dipakai buat riya' selain di depan suami, tapi saat menikah boleh lah yaa,, sekali seumur hidup,, :p
pic courtesy-Oriflame Sudirman
Sebagai konsumen yang bersedia mengorbankan uang belanjanya untuk memiliki produk kosmetik (halah..), maka kita perlu mengetahui kosmetik mana yang benar-benar sesuai dan aman untuk digunakan, jangan sampai produk tersebut malah mengorbankan kesehatan kita. Bagi umat muslim, kosmetik yang digunakan sebaiknya juga memenuhi syarat kehalalan.


Jadi, bagaimana sih cara memilih kosmetika yang halal dan aman? Berikut beberapa cara memilih kosmetik yang bisa kita lihat dari keterangan produk :

1. Memastikan legalitas Kosmetik dengan kode lolos sertifikasi BPOM, izin DepKes/DINKES, dan Label halal LPPM MUI



Perusahaan kosmetik wajib memiliki sertifikat keamanan produk yang diterbitkan oleh BPOM dan atau DepKes/DINKES, artinya perusahaan tersebut telah memenuhi standar keamanan produk kosmetik yang dipersyaratkan oleh tiga lembaga tersebut. Kosmetik yang terdaftar di BPOM memiliki kode khusus seperti CD (kosmetik dalam negeri) dan CL (kosmetik luar negeri). Sedangkan untuk produk makanan, minuman, kosmetik dan obat-obatan yang telah mempunyai izin DepKes/DINKES berkode SP/MD.


Untuk label halal, perusahaan kosmetik akan mengujikan produknya ke LPPOM MUI, dan jika memenuhi persyaratan kehalalan produk, maka akan diberi logo halal. Tidak banyak perusahaan kosmetik yang juga memberikan logo halal untuk produknya. Untuk itu minimal kita harus mengetahui informasi komposisi bahan aktif produk kosmetik yang merupakan titik kritis pencemaran bahan haram, seperti: Placenta, Glycerin (yang berasal dari hewan), Collagen, Hormon, dan AHA (Alpha Hidroxy Acids-yang pembuatannya menggunakan media hewan). Kebanyakan bahan aktif tersebut berasal dari hewan atau menggunakan media dari hewan, untuk bahan aktif yang berasal dari tanaman biasanya halal.


2. Mengedukasi diri tentang komposisi produk kosmetika



Pada dasarnya komposisi kosmetik terdiri dari; minyak mineral (bisa ekstrak botanical ataupun dari minyak bumi/parafinum liquidum), pengemulsi, penyeimbang emulsi/penyetabil, pembersih (LAS) atau bahan aktif, polimer dan kopolimer (dimethicone), pelarut, pewarna, perfume, dan pengawet. Masing-masing bahan mempunyai fungsi tersendiri, keterangan mengenai bahan-bahan tersebut bisa dicari di http://www.cosmeticsinfo.org/. Atau kalau mau lebih berbobot dan lengkap bisa mengakses  buku Kirk-Othmer Chemical Technology of Cosmetics. Hehe

3. Mengetahui jenis dan tipe kulit



Dengan mengetahui jenis dan tipe kulit kita, akan mempermudah dalam pemilihan jenis kosmetik yang sesuai dengan formulasinya. Untuk kulit yang terlampau sensitive, sebaiknya menggunakan produk khusus yang hypoallergenic. Untuk kulit cenderung berminyak (normal-kombinasi atau berminyak) lebih baik menggunakan kosmetik yang tidak menyebabkan komedo alias non comedogenic.

4. Berbahan alami dan no animal testing, please!



Kosmetik dengan bahan alami relatif lebih aman digunakan daripada kosmetik berbahan kimia karena sifatnya yang friendly dengan kulit/jarang memberikan reaksi alergi dan natural. Memang ada beberapa orang yang mengalami alergi karena sensitive terhadap bahan alami tertentu yang berpotensi allergen (misalnya orang yang alergi pada kacang, akan mengalami alergi dengan kosmetik yang mengandung shea butter/cocoa butter).


Beberapa produk kosmetik ada yang diujikan pada hewan dalam beberapa level untuk mengetahui tingkat keamanan dan efektivitasnya, since we, human, who’ll use that thing, so please pilih kosmetik yang menyertakan “no animal testing” dalam kemasannya. Listing produk kosmetik yang cruelty free cukup lengkap dapat dilihat di crueltyfreekitty.com.

Posting Komentar

0 Komentar